Hari Jumat adalah hari dimana Allah menciptakan langit dan bumi.
Hari Jumat juga langit dan bumi akan dikembalikan kepada Allah.
Hari Jumat waktu berkumpulnya umat Islam di masjid-masjid.
Hari Jumat terdapat banyak amalan kebaikan dan keberkahan.
Salah satu kebaikannya adalah dianjurkan memperbanyak shalawat kepada Nabi ﷺ dan membaca surat Al-Kahfi.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
من قرأ سورة الكهف في يوم الجمعة أضاء له من النور ما بين الجمعتين
“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jumat.” (Shahihul jami’, no. 6470)
قال المحدث الألباني : صحيح
Al-Imam Al-Bany rahimahullahu berkata: hadits shahih.
Dan disebutkan juga di dalam hadits yang lain, bahwa barangsiapa yang membaca sepuluh ayat pertama dalam surat Al-Kahfi, maka Allah melindungi dirinya dari fitnah Dajjal.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّال- وفي رواية- من آخر سورة الكهف
“Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, niscaya dia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal.”
Dan di dalam riwayat lain disebutkan: “(sepuluh ayat terakhir) dari surat Al-Kahfi.” (HR. Muslim I/555 no. 809, Ahmad V/196 no. 21760).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam hadits yang lain beliau menjelaskan maksud daripada perlindungan dan penjagaan dari fitnah Dajjal adalah sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
فَمَنْ أَدْرَكَهُ مِنْكُمْ فَلْيَقْرَأْ عَلَيْهِ فَوَاتِحَ سُورَةِ الْكَهْفِ فَإِنَّهَا جِوَارُكُمْ مِنْ فِتْنَتِهِ
“Maka barangsiapa di antara kalian yang menjumpai Dajjal, maka ia haruslah membacakan di hadapannya ayat-ayat pertama surat Al-Kahfi, karena ayat-ayat tersebut (berfungsi) sebagai penjaga kalian dari fitnahnya.” (HR. Muslim, dalam kitab Shahihnya bab Dzikru Dajjal, IV/2250 no. 2937).
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين







