Menanam kebaikan untuk Akhirat
Siapasaja yang menanam dia akan memanen.
Siapasaja yang semangat berusaha dia akan memetik hasilnya.
Siapasaja yang kehidupan dunianya digunakan untuk mencari bekal akhirat, maka dirinya akan mendapatkan apa yang dia usahakan.
Asy-Syaikh Ibnu Al-‘Utsaimin رحمه الله berkata :
«الدنيا مزرعة الآخرة فإذا لم يزرع فيها لآخرته فقد خسرها وخسر آخرته»
“Dunia itu adalah tempat menanam untuk akhirat, maka jika dunia belum digunakan untuk menanam kebaikan akhirat, maka sungguhnya telah rugi dunianya dan rugi akhiratnya.”
الضياء اللامع (٦٥/١)
Siapa yang menjual akhirat pasti akan kaya, karena yang dijual adalah tabungan setelah kematian.
Sementara akhirat adalah pasti menjadi tempat kembali dan kekal selamanya.
Allah berfirman :
(وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَىٰ)
“Dan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A’la : 17)
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
