Teman baik?
Teman yang baik, bukanlah teman yang selalu membela kita, sampai diri kita salah saja dibela.
Teman yang baik, bukanlah teman selalu menasehati terus, karena nasehat itu seperti kita melihat pakaian muslim yang lain berlubang atau rusak, jika pakaian saudara muslim yang lain tidak ada yang berlubang tentu kita tidak pantas menjahitnya.
Teman yang baik, bukanlah teman yang hanya berkumpul tatkala senang saja, tapi teman yang baik sebenarnya adalah teman yang ada tatkala kita kesusahan.
Teman yang baik, bukanlah teman yang mengadu domba temannya, hanya untuk mendapatkan kesenengan dunia yang sesaat atau melindungi aib dengan berbagai cara bahkan yang jelek bahkan jahat juga di tempuh.
Teman yang baik, bukanlah teman yang hanya bergaul jika ada keuntungan dunia semata, tapi teman yang baik itu akan bergaul jika ada keuntungan akhirat.
Teman yang baik adalah teman yang menolong saudara sesama muslim yang lain, baik dalam keadaan mendholimi atau terdholimi.
Teman yang baik adalah teman yang mengingatkan janji- janji kita dan jika dia mampu, dia membantu mewujudkan janji saudara muslim yang lain, bukan malah senang jika saudaranya tidak menunaikan janji.
Teman yang baik adalah teman yang seperti bangunan, satu dengan yang lain saling menguatkan dalam kebaikan bukan menguatkan dalam hal kejelekan.
Teman yang baik adalah teman berkumpul dan berpisah karena Allah, memberi karena Allah, menahan karena Allah, menasehati karena Allah, bersikap lemah lembut karena Allah dan tegas juga karena Allah.
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
***
Disusun di bumi Allah – Kwasen
Penulis: Abu Salman Al-Kwasayni
Artikel: www.muslimberdikari.com
