Tanda kebahagiaan
Semakin seorang hamba memiliki adab yang tulus dari hatinya, maka ia adalah tanda bahwa dirinya banyak memiliki kebahagiaan.
Al-Imam Ibnul Qoyyim Rahimahullah berkata :
وأدب المرء عنوان سعادته وفلاحه , وقلة أدبه عنوان شقاوته وبواره , فما استجلب خير الدنيا والآخرة بمثل الأدب , ولا استجلب حرمانهما بمثل قلة الأدب
”Adab seseorang merupakan adalah tanda seseorang itu memiliki kebahagiaan dan keberuntungan, dan sedikitnya adab seseorang adalah tanda seseorang dalam kesedihan dan kecelakaan, maka tidaklah diperoleh kebaikan dunia dan akhirat dengan semisalnya, dan tidaklah terhalang kebaikan dunia dan akhirat dengan sebab sedikitnya adab.” (Lihat Madarijus Salikin)
Adab adalah tanda seseorang memiliki kebahagiaan atau tidak.
Siapasaja yang banyak beradab, maka ia memiliki banyak kebahagiaan.
Siapasaja yang sedikit adabnya, maka sedikit kebahagiannya.
Siapasaja yang tidak beradab maka ia tidak memiliki kebahagiaan yang sebenarnya.
Adab harus ada dalam :
- Berkata
- Bersikap
- Menuntut ilmi
- Bertanya
- Berpakaian
- Dan segala hal yang berkaitan dengan kebaikan.
Seorang akan mendapatkan kebaikan baik di kehidupan dunia dan terlebih akhiratnya disebabkan dirinya memilki adab atau tidak.
Dan seorang akan terhalang dari kebaikan dunia dan akhirat, dengan tidak adanya adab pada diri seorang hamba.
Semoga Allah melindungi diri kita semua dari adab yang jelek.
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
***
Disusun di bumi Allah – Bekasi
Penulis: Abu Salman Al-Kwasayni
Artikel: www.muslimberdikari.com
