Bahagia atau celaka?

Allah berfirman :

يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ اسْوَدَّتْ وُجُوهُهُمْ أَكَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ

“Pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): “Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab di sebabkan kekafiranmu itu.” (Al-Imran : 106)

Dalam ayat di atas dijelaskan,bahwa di akhirat ada yang celaka dan ada yang berseri-seri bahagia disebabkan mendapatkan balasan dari Allah, dan tidak ada yang didholimi sedikitpun …

Adapun orang yang bahagia adalah karena rohmat dari Allah, sehingga dimasukan ke dalam surganya Allah yang mana dia kekal di dalamnya …

Dan seorang hamba yang masuk ke dalam surga,bukan karena amalannya di dunia, akan tetapi karena rahmatnya dari Allah ‘Azza aa Jalla.

Allah berfirman :

(وَأَمَّا الَّذِينَ ابْيَضَّتْ وُجُوهُهُمْ فَفِي رَحْمَةِ اللَّهِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ)

“Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya.” (Qs. Ali Imran : 107)

Adapun amal sholih seorang hamba yang dia kerjakan di dunia adalah untuk membedakan derajatnya kelak di Surga …

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: