Anak adalah nikmat dari Allah

Allah Ta’ala berfirman :

لِّلَّهِ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰلِمَن تِ وَٱلْأَرْضِ ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۚ يَهَبُ يَشَآءُ إِنَٰثًا وَيَهَبُ لِمَن يَشَآءُ ٱلذُّكُورَ

Milik Allah-lah kerajaan langit dan bumi; Dia apa yang Dia kehendaki, memberikan anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan jenis laki-laki dan perempuan, dan menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Mengetahui, Maha kuasa.” (QS. Asy-Syura : 49-50)

Ishaq bin Basyar rahimahullah berkata: “Ayat ini turun untuk para Nabi kemudian untuk umum.”

Setiap pasangan suami istri ketika Allah mengkaruniakan mereka keturunan yang wajib baginya bahagia, karena dengan kebahagian tersebutlah Allah Ta’ala akan menjadikan keturunannya akan mudah dan nurut untuk dididik, itulah bentuk rasa syukur seorang hamba kepada Rabbnya.

Namun jika dilakukan sebaliknya yakni tidak merasa senang dengan keturunan yang diberikan oleh Allah, maka orangtuanya akan sulit untuk mendidik anak-anaknya.

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

***

Disusun di Bumi Allah – Kesesi Pekalongan, Rabu 19 Ramadhan 1438 H

Penulis: Abu Salman Al-Kwasayni

Artikel: www.muslimberdikari.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: