6 jebakan Iblis masuk ke dalam hati manusia

Iblis yang terkutuk memiliki 6 cara untuk masuk ke dalam hati manusia dan Anda tidak akan selamat kecuali hamba yang ibadahnya ikhlas kepada Allah semata. Anda semua wahai para pembaca anak cucu Adam yang semoga Allah melindungi semunya dari jebakan Iblis, karena ia memiliki jaring-jaring untuk menjebloskan setiap hamba yang muslim ke jalannya guna mencari teman di Neraka kelak. Allah berfirman tentang sumpah Iblis yang akan menyesatkan semua anak cucu Adam :

فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

“Demi kekuasaan-Mu! Aku akan menyesatkan mereka semuanya.” (QS. Shâd : 82)

Berikut 6 jebakan Iblis masuk ke hati manusia :

1. Cara pertama : Iblis membisikkan kepada Anda; “kafirlah kepada Allah!”. Jika Anda menuruti bisikan itu dan menjadi seorang yang kafir dari jalan Allah, maka Iblis merasa puas dan pikirannya tenang. Dan diapun tidak lagi merasa gundah gulana dan gelisah memikirkan Anda sebagai muslim karena mengikuti ajakkan Iblis untuk kafir kepada Allah.

2. Cara kedua : Jika Anda selamat dari cara pertama, maka Iblis akan menggunakan cara kedua yaitu dia akan menghiasi sesuatu yang tidak contohnya dari ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan contoh dari para Sahabat radhiallahu ‘anhum (bid’ah) baik berupa perkataan maupun perbuatan dianggap baik, menenangkan hati dan tentuya dipegang terus dan akan marah serta melawan jika ada yang meluruskan weskipun di atas ilmu yang lurus dan kelemah-lembutan. Padahal setiap yang tidak ada contohnya dari Beliau dan perilaku para Sahabat, maka tertolak tidak dianggap sebagai ibadah dan di akhirat kelak diancam masuk Neraka, karena menyelisihi Sunnah Nabi-Nya.

3. Cara ketiga : Jika Anda selamat dari pertama dan kedua, dia akan berpindah ke cara yang lain yaitu cara ketiga yaitu membujuk Anda untuk melakukan dosa besar sehingga Iblis berhasil membuat Anda terjerumus ke dalam dosa besar. Namun dengan taubat dan istighfar Allah akan mengampuni dosamu itu sebagaimana perkataan Ahlul ilmi :

لاَ صَغِيْرَةَ مَعَ الْاِسْتِمْرَارَ وَلاَ كَبِيْرَةَ مَعَ الْاِسْتِغْفَارِ

“Tidak ada dosa kecil apabila dilakukan terus-menerus, tidak ada dosa besar apabila diiringi dengan meminta ampun kepada Allah.”

4. Cara keempat : Jika Anda selamat dari cara yang sebelumnya, Iblis akan mendatangi Anda untuk menghiasi dosa-dosa kecil dalam pandangan mata Anda (menganggap remeh dosa tersebut), sehingga dosa tersebut dilakukan terus menerus. Sehingga hal itu akan mengurangi kebaikan-kebaikan Anda dan mengurangi derajat Anda di Surga kelak bersama shiddiqin dan syuhada’.

5. Cara kelima : Jika Anda bertaubat dari segala dosa yang telah disebutkan sebelumnya, maka dapat dikatakan saat ini Anda berada kedudukan yang tinggi dari Iblis. Bila sudah demikian, Iblis akan mendatangi Anda dengan cara yang kelima yaitu dengan menyibukkan Anda dengan amalan-amalan atau ibadah-ibadah pahalanya lebih sedikit dan meninggalkan amalan yang lebih besar pahalanya. Misalnya;

a. – Iblis membuat Anda sangat perhatian dengan menghilangkan gangguan yang berada di jalanan, meskipun ia adalah salah satu cabang dari iman, hanya saja ia adalah derajat iman yang paling rendah.

– Sibuk puasa sunnah namun meremehkan ilmu agama.

– Sangat perhatian membersihkan rumah dan lingkungan dari segala kotoran serta noda namun sangat lalai membersihkan kotornya hati.

– Iblis membuat dirimu cemburu, sibuk serta membenahi urusan fiqh namun dilalaikan untuk membenahi aqidah yang benar dan akhlak yang baik dengan belajar sirah nabawiyyah dan para sahabat.

b. Iblis membuat Anda sangat perhatian dengan ibadah yang hukumnya sunnah, namun menganggap biasa dari ibadah yang hukumnya wajib. Contoh: lebih mementingkan sholat sunnah dibandingkan segera menuntut ilmu yang jelas hukumnya wajib, lebih mementingkan puasa sunnah daripada memurojaah ilmu yang sudah didapatkan, mementingkan sholat tahajjud namun sholat subuh terlambat.

c. Iblis akan menjeratmu untuk mempermasalahkan dan menganggap kaitan fiqh seakan dianggap sebagai aqidah, namun menganggap remeh yang kaitan aqidah yang sebenarnya malah dianggap sebagai bagian fiqh. Intinya Iblis akan memalingkan dari yang asli ke palsu dan memalingkan yang baik ke yang jelek.

d. Iblis akan menjebak Anda seakan sudah menjadi orang yang bertauhid (tauhidnya benar) dengan menanamkan bahwa dirimu sudah senior ngaji tauhidnya sehingga akan mudah dijebak untuk riya’, sum’ah bahkan menjadi penjilat dan bermuka dua, namun mewujudkan hasil belajar aqidah dengan memperbaiki akhlak dan adab sangat minim, bahkan tidak jarang kita jumpai semakin ngaji semakin kaku dan keras sikapnya kepada kaum muslimin.

e. Iblis membuat Anda sangat perhatian dengan nampaknya menuntut ilmu namun lisannya tidak berubah baik malah tambah jahat, ghibah, mudah berdusta, mengadu domba, mencari-cari kesalahan muslim yang lain dan mudah melupakan kebaikan orang lain.

f. Iblis membuat Anda sangat perhatian dengan materi ilmu yang tidak urut (kajian tematik) serta runut dengan kitab para ulama, begitu juga terpesona dengan penyampaian yang hanya teoritis dengan pembawaan lemah lembut namun tidak merubah tauhid dan akhlaknya menjadi baik. Ada juga yang sibuk ngaji akan tetapi tidak membawa kitab panduannya. Dan dia juga menjebak para penuntut ilmu dengan nampaknya belajar agama, namun tidak dari dasar. Dan jebakan Iblis yang lain agar sukanya dan senang jika kajian menyalahkan pihak luar bukan senang materi mengoreksi akhlaknya sendiri.

g. Iblis menjebakmu untuk baperan dan membenci kaitan nasihat dan kajian yang membahas akhlak dan adab menuntut ilmu.

h. Iblis memalingkan belajar ilmu agama yang lengkap dengan belajar sirah nabawiyyah dan perjalanan hidup para salafhus shalih dengan belajar yang khusus-khusus saja. Padahal dalam pelajaran sirah seorang penuntut ilmu akan mendalami aqidah, tafsir, hadits, fiqh, dan lain-lain yang intinya lengkap di pelajaran ini.

i. Iblis menjebak para penghafal Al-Qur’an dan para pengejar sanad bahwa dengan sibuk mempelajari bacaannya yang benar adalah kebaikan di atas kebaikan, sehingga lalai untuk mempelajari bahasa, tafsir dan mendalaminya dengan belajar tadabbur Al-Qur’an.

j. Dan masih banyak jalan Iblis untuk menjadikan yang pahalanya besar ditinggalkan dan lebh mementingkan pahalanya yang kecil karena dianggap wajar dan lumrah.

k. Iblis menjebak untuk para penuntut ilmu khusus untuk bangga dengan title dunianya dan nama besar ma’had atau kampusnya, sementara kontribusi dan perjuangan untuk dakwah Islam hanya sekedarnya.

l. Iblis menjebak para da’inya untuk hasad jika ada yang lebih maju program dan jamaahnya. Dan bahkan ada yang berani membubarkan kajian atau kegiatan dakwah da’i lain disebabkan ketokohan dan kedudukannya terganggu oleh dakwah da’i lain yang lebih mudah diterima oleh pertolongan Allah dan lebih cepat merubah akhlak para penuntut ilmunya.

6. Cara keenam : Jika Anda masih selamat dari seluruh jebakan dan bisikin Iblis, maka dia akan menggunakan cara yang paling sulit dan ampuh, di mana para Nabi saja tidak selamat dari licik dan biadabnya Iblis, yaitu dengan cara menguasai keluarga dan karib kerabat dan orang-orang di sekitar Anda untuk mencaci, menghina dan menyakiti walau Anda jelas tidak melakukan apa-apa dan tidak merugikan mereka. Yang intinya ialah Iblis akan terus melancarkan kelicikannya untuk mengadu domba orang berilmu dan dibenci oleh umat, agar anak cucu Adam tetap dalam kebodohohan sehingga mudah digoda dan dijerumuskan olehnya. (Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah, Thibul Qulub)

Sekarang, apakah Anda sudah paham di urutan mana Anda di hadapan Iblis?.

Wahai anak cucu adam, tetap siaga dan waspadalah setiap detik dari tipu daya Iblis!

Hanyalah hamba-hamba Allah yang ikhlas dalam beribadah baik perkataan mamupun perbuatan saja yang mana Allah akan menjaganya dari licik dan biadabnya Iblis laknatullah.

Allah Ta’ala berfirman :

إِلاَّ عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ

“Kecuali hamba-hamba Engkau yang ikhlas di antara mereka.” (QS. Al-Hijr : 40)

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

***

Disusun di Bumi Allah – Pekalongan, Senin 16 Rabi’ul Akhir 1442

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: