Akhlak Salaf

Akhlak ngaji Sunnah, ngaji tauhid atau ngaji manhaj salaf.
Kebanyakan kita semua lahir dari keluarga Muhamadiyyah atau NU dan bisa membaca Al-Qur’an dari Guru-guru kita yang baik MD atau NU.

Di kemudian hari kita mampu belajar ilmu agama dan bisa berbahasa arab mengungguli ilmunya di atas mereka yang telah berjasa kepada kita, maka janganlah sombong dan durhaka dengan mudah menyalahkan saja tanpa memberikan solusi.

Mereka butuh diluruskan dengan hikmah bukan disalahkan, jadi tolong jangan sok pada jagoan apalagi sudah merasa ngaji Sunnah.

Jangan lupakan jasa gurumu dan kunjungilah!.

Jaga hubunganmu kepadanya dan doakanlah beliau dengan doa yang baik!.

Ngaji tauhid, Sunnah atau ngaji salaf bukan berarti harus keras, kaku dan mudah menyalahkan tanpa memberikan solusi.

Ngaji Sunnah, ngaji tauhid atau ngaji manhaj salaf harus berubah akhlak dan tingkah lakunya. Jangan malah terbalik, setelah kenal ngaji malah tambah rusak lisan dan muamalahnya dengan kaum muslimin.

Sangat penting diperhatikan untuk Anda di manapun berada, bahwa :

  1. Orang yang baru hijrah, maka sibukanlah dan hadirilah kajian rutin yang membahas Sirah Nabawiyyah (perjalanan hidup Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam) dan Akhlak dan adab penuntut ilmu, dan jangan lupa untuk membawa panduan bukunya ketika ngaji (baik kitab asli bahasa arab ataupun kitab terjemahannya).
  2. Orang yang baru kenal ngaji atau hijrah, jangan langsung belajar tauhid secara khusus agar ia mengenal Allah yang sebenarnya dari Nabi-Nya yaitu dengan belajar di kajian rutin Sirah Nabawiyyah, karena di dalamnya terdapat juga pelajaran tauhid. Namun jika langsung belajar ngaji tauhid secara khusus kebanyakan akan kaku, tidak luwes dan keras kepada kaum muslimin di luar jama’ah kajiannya.
  3. Orang yang sudah kenal ngaji salaf baiknya Anda hadirilah kajian-kajian rutin kitab Ulama dan Anda membawa panduannya (hindari ngaji kuping dan hanya mencatat tanpa dimurojaah lagi di rumah). Dan jangan jadikan ngaji tematik dan tabligh akbar menjadi menu utama dalam menuntut ilmu, silahkan ngaji tematik misal 1 bulan sekali, namun kebanyakan kajian yang Anda hadiri adalah kajian rutin kitab para Ulama.
  4. Orang yang sudah kenal ngaji tauhid, Sunnah atau salaf, maka Anda harus memiliki target bisa membaca kitab para Ulama dengan jalan harus mulai belajar bahasa Al-Qur’an yaitu bahasa arab, jangan sampai ngaji sudah senior namun kalau keluar ucapan “kata Ustadz fulan boleh atau tidak boleh…”. Latihan ilmiahlah dengan ilmu dan malulah dengan kesenioran Anda dalam kenal ngaji yang hak ini!.

Semoga Allah menjaga guru-guru kita di manapun mereka berada dan berlindung kepada Allah dari segala kejelekan yang disandarkannya ngaji Sunnah.

وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

***

Disusun di bumi Allah – Alun-alun Kajen, Selasa 30 Rabi’ul Akhir 1442

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: