Hargailah saudaramu
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda :
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ : إِنَّ اللهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَ أَمْوَالِكُمْ وَ لَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوْبِكُمْ وَ أَعْمَالِكُمْ
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :”Sesungguhnya Allah tidak memandang kepada rupa kalian, juga tidak kepada harta kalian, akan tetapi Dia melihat kepada hati dan amal kalian.” (HR. Muslim, no.2564)
Alhamdulillah saudaraku pada sukses belajar agama dan menjadi barisan Du’at Ahlu Sunnah wal Jama’ah karena dengan pertolongan Allah semata.
1. Saudaraku di karanganyar solo, beliau mantan sales roti menjadi Ustadz
2. Saudaraku di pekalongan, beliau mantan satpam menjadi Ustadz
3. Saudaraku di bekasi, beliau mantan buruh pabrik menjadi Ustadz
4. Saudaraku di jember, beliau mantan tukang sapu masjid menjadi Ustadz
5. Saudaraku di depok, beliau mantan tukang ojek menjadi Ustadz
6. Silahkan tambahkan jika ada yang lain.
Lalu apa masalahnya, jika seorang Da’i mantan ini dan itu?.
Apakah merupakan aib?.
Bersikaplah ilmiah dan dewasa! dan adakah pendahulunya penyebutan kepada saudaramu muslim “Dia hanya mantan…ini dan itu…”
Kalau pendahulu kita Salafush Shalih tidak pernah berucap kepada saudaramu muslim Dia hanya mantan…ini dan itu…” lalu kita ikut siapa?.
Semoga Allah berkahi antum dan saudara antum semua yang sudah menjadi Ustadz dengan sebab giat belajar mengangkat kebodohannya dan tentunya dengan pertolongan dari Allah semata, dan semoga Allah berkahi umur, ilmunya, dan dijaga dakwahnya. Amiin.
وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وآله وصحبه أجمعين، وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين
***
Disusun di bumi Allah – Kwasen Tercinta, 21 Rabiul Akhir 1440 H
